Antisipasi Abrasi, Masyarakat Desa Star Padut Tanam Pohon “Mangrove”

RIUNG, menjelang Musim hujan, kelompok masyarakat pencinta lingkungan bersama sejumalah lembaga melakukan kegiatan penanaman Mangrove

Kegiatan ini dilakukan di desa Star Padut, kecamatan Lamaba Leda.

Penanaman Mangrove hari ini, Selasa (1/12/20) dilakukan di Kecamatan Lamba Leda, Desa Satar Padut kabupaten Manggarai Timur.

Turut hadir dalam kegitan lingkuan itu Kepala KRPH Kab. Manggarai Timur Marselis Ndeu, Kapolsek Lamba Leda IPDA Stanislaus Jemadu, Danramil 1612-05 Elar Pelda M. Ramadhan, Kepala BRI Unit Reo, Kepala Desa Satar Padut Fabianus Kabun.

Hadir pula, tokoh Agama, tokoh masyarakat serta kelompok kerja mangrove sebanyak kurang lebih 50 orang.

Giat penanaman mangrove tersebut merupakan program Pusat Kementrian Lingkungan hidup dan Dinas Kehutanan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur.

Program ini dilakukan bertujuan sebagai upaya penanggulangan degradasi lahan dan kerusakan lingkungan pada ekosistem mangrove.

Penaman hutan Mangrive juga bagian dari mencegah bahaya abrasi air laut, adaptasi mitigasi tsunami, meningkatkan estetika kawasan mangrove hutan pantai dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui ekowisata mangrevo hutan pantai.

Delai itu huga Dapat meningkatkan produktifitas lahan pada ekosistem mangrove hutan pantai sekaligus juga menjaga kelestarian lingkungan.

Adapun jenis bibit pohon mangrove yang ditanam meliputi Sp atau Bakau dengan jumlah pohon yang ditanam rencananya sebanyak 26.000 pohon pada areal seluas 26 hektar.

Dalam kesempatan tersebut penanaman simbolis bibit pohon mangrove hutan pantai dilakukan secara bersama.

Kelompok mangrove di Desa Satar Padut tersebut diketuai oleh bapak Arifin Samaila dengan anggota kelompok sebanyak 64 orang dan sebagai pengawas lapangannya Ibu Floriana Anggun. Laporan Reporter Oelamasi News: Julfakar

%d blogger menyukai ini: